Peluang dan Tantangan digital
Artikel Digital marketing
Judul :Peluang dan Tantangan pemasaran digital di Era Revolusi Industri 4.0
ABSTRAK : Revolusi 4.0 Merupkan fenomena kolaborasi antara teknologi cyber dan teknologi otomatisasi. Revolusi 4.0 juga dikenal dengan sistem cyber phisical. Konsep penerapan pemasangan pada otomatisasi. Dibantu teknologi informasi dlam proses pengaplikasian keterlibatan tenaga manusiadalam prosesnya dqpat berkurang. Dengan demikian efektivitas dan efisiensi pada suatu lingkungan kerja dengan kerja sendirinya bertambah. Dalam dunia industri hal ini berdampak signifikan pada kualitas kerja dan biaya produksi. Namun sesungguhnya tidak hanya industri seluruh lapisan masyarakat juga bisa mendapatkan manfaat umum dari sistem dalam revolusi industri 4.0 setidakanya ada lima teknologi yang menjadi pilar utama dalam mengembangkan sebuah bidang industri sedangkan digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah merek atau produk menggunakan media digital / internet dengan tujuhan untuk menarik konsumen secara cepat
Kata kunci : bagaimana cara menghadapi peluang revolusi 4.0 dan tantangan apa untuk menghadapi revolusi industri 4.0 dalam pemasaran digital
Pendahuluhan
Kini kita berada di era revolusi 4.0 yang ditandai dengan perkembangan luar biasa di bidang teknologi internet. Komputer yang kemampuannya terus berkembang menjadi lebih hebat karena tersambung ke sebuah jaringan besar yang bernama internet . pada revolusi industri 4.0 kecerdasan buatan atau yang lebih dikenal dengan kecerdasan artifisial dan mesin mesin dapat belajar melalui pemogramanjuga berkembang sangat pesat. Banyak lapangan pekerjaan yang hilang karena perkembangan teknologi di era ini namun juga banyak lapangan kerja baru yang bermunculan yang bermunculan yang bisa menjadi sebuah profesi masa kini.
PERMASALAHAN
Dengan adanya berbagai perubahan yang terjadi sekarang di dunia saat ini dimana segala hal menjadi berkembang pesat begitu pula dengan bidang industri. Belakangan ini kata industri kata industri 4.0 sering di utarakan oleh banyak orang. Namun sebenarnya yang dimaksud dengan industri 4.0 tersebut istilah ini pertama kali didengar saat hanover fair tepatnya pada tanggal 4 hingga 8 April tahun 2011 yang dugunakan pemerintah Jerman untuk memajukan bidang industri yang ada saat itu ke tingkat selanjutnya dengan adanya bantuan dari teknologi. Di antara masalah lain yang harus dihadapi indonesia pertama adalah sumber daya manusia (SDM) mereka sendiri. Seperti yang kita ketahui indonesia memiliki SDM yang sangat banyak meski begitu orang memiliki kualitas yang bagus masih terbilang sedikit. Sehingga walaupun terdapat lowongan pekerjaaandikarenakan rendahnya kualitas mereka. Indonesia memiliki Angkatan kerja terbesar ke 4 di dunia namun kurang berbakat. Anggaran Pendidikan pemerintah saat ini hanya sekitar US$114/Kapita. Selain dari kualitas sumber daya manusia yang belum terpenuhi dari segi zona industri indonesia sendiri yang optimal contohnya MIGAS dan PETROKIMIA Selain itu kawasan industri indonesia juga kurang dikembangkan dan digunakan. Seperti batam karawang dan bekasi.
Dan masalah lainya terletak disektor industri yang sering kita dengar industri halu dan diantara yang kurang berkembang yang dilihat dengan ketergantungan bahan baku impor contoh 50% industri petrokimia 74% logam dasar serta semua bagian penting sarana elektronik dan otomotif
PEMBAHASAN
Industri 4.0 pertama kali digunakan dalam pameran industri hannover messe di kota hanover jerman pada tahun 2011 peristiwa ini sebenarnya ide industri 2.0 dan industri 3.0 baru muncul sebelumnya Cuma dikenal revolusi teknologi dan revolusi digital revolusi ini adalah perpaduan kemajuandalam kecerdasan buatan(AI) robotika, internet of things (banyak) Percetakan 3D yang direkayasa genetika komutasi dimodifikasi dan lainnya
1. Internet
2. Sidik jari
3. Komputasi awan
4. Pembelajaran mesin
Semua revolusi itu terjadi menggunakan revolusi sebelumnya sebagai dasar. Industri 2.0 tidak akan pernah muncul selama kita masih menggandakan otot angin dan produksi udara. Industri 3.0 intinya mengupgrade lini produksi dengan komputer dan robot
Semua revolusi itu terjadi menggunakan revolusi sebelumnya sebagai dasar. Industri 2.0 tidak akan pernah muncul selama kita masih menggandakan otot angin dan produksi udara. Industri 3.0 intinya mengupgrade lini produksi dengan komputer dan robot
Peluang era digital revolusi 4.0
1. Munculnya peluang bisnis online baru
2. Mengurangi biaya produksi dan biaya operasi
3. Proses komunikasi dan monitoring antar karyawan semakin mudah
4. Pemasaran media tidak terbatas
5. Proses transaksi menjadi semakin mudah
Tantangan era digital revolusi 4.0
1. Hilangnya kesempatan bekerja
Kesimpulan
Industri 4.0 pertama kali digunakan dalam pameran industri hannover messe di kota hanover jerman pada tahun 2011 peristiwa ini sebenarnya ide industri 2.0 dan industri 3.0
Nama : Hanif Rozan Mardani
Nim: 20101011055
Kelas : manajemen A4
Mata kuliah : Digital marketing
Dosen pengampu : Andi tri Haryono S.E M.M
Komentar
Posting Komentar